Berita Terkini

HADIRKAN PPK, KPU KOTA KEDIRI GELAR BIMTEK PERSIAPAN COKLIT DAFTAR PEMILIH PEMILU 2024

kota-kediri.kpu.go.id. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kediri menyelenggarakan bimbingan teknis (bimtek) Persiapan pelaksanaan Pencocokan dan Penelitian (coklit) dalam penyusunan Daftar Pemilih untuk Pemilu 2024 kepada PPK se-Kota Kediri, Jum’at 3 februari 2023. Komisioner KPU Kota Kediri divisi Perencanaan Data dan informasi, Nasrudin menyampaikan bahwa sesuai dengan surat KPU RI nomor 116 tentang pelaksanaan bimtek penyusunan daftar pemilih, KPU kabupaten/Kota melaksanakan bimbingan teknis kepada PPK pada tanggal 3-4 februari 2023. Sesuai tahapan, pelaksanaan pencocokan dan penelitian (coklit) akan dilaksanakan mulai tanggal 12 februari 2023 dan sesuai arahan KPU RI akan dilaksanakan Apel Pelaksanakan coklit pada tanggal 11 Februari secara serentak diseluruh Indonesia. Menurut Nasrudin, pelaksanaan Apel serentak dimaksudkan agar petugas pemutakhiran daftar pemilih (pantarlih) sadar bahwa coklt adalah tahapan yang sangat penting utamanya dalam proses penyusunan daftar pemilih pemilu 2024. Berkaitan dengan daftar pemilih yang akan di coklit nanti, ada beberapa kategori syarat pemilih. Diantaranya : Genap Berumur 17 (Tujuh Belas) Tahun atau lebih pada hari pemungutan suara, sudah kawin, atau sudah pernah kawin; Tidak sedang dicabut hak pilihnya berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap; Berdomisili di Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dibuktikan dengan KTP-el; Berdomisili di luar negeri yang dibuktikan dengan KTP-el, Paspor dan/atau Surat Perjalanan Laksana Paspor; Dalam hal Pemilih Belum Mempunyai Ktp-el sebagaimana dimaksud dalam huruf c dan huruf d, dapat menggunakan Kartu Keluarga; dan Tidak sedang menjadi prajurit Tentara Nasional Indonesia atau anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia. Berkaitan dengan pelaksanaan coklit, Wahyudi divisi SDM, Sosdiklih dan parmas menjelaskan bahwa Surat Keputusan (SK) Pantarlih agar segera lounching dan dipastikan mendapat tanda tangan dari Kelurahan. Hal ini mengingat pelaksanaan coklit akan segera dilaksanakan dan KPU Kota Kediri segera menginformasikan kepada masyarakat melalui website resmi. Senada dengan Wahyudi, Reza selaku divisi hukum dan pengawasan juga menekankan bahwa tahapan coklit sangat penting , sehingga wajib untuk hati-hati dalam menjaga data. Reza menghimbau agar seluruh PPK, PPS hingga pantarlih nantinya menjaga data yang di coklit. Lanjut Reza, ada konsekuensi besar dan membahayakan jika data bocor ke pihak-pihak luar dan tidak bertanggung jawab. Maka dari sisi hukum, semua penyelenggara wajib hati hati dan komitmen menjaga data agar tidak sampai bocor. Berbeda dengan komisioner lain, Nia Sari pengampu Divisi Teknis penyelenggaraan menyampaikan tentang kesiapan KPU Kota Kediri dalam melaksanakan tugas tahapan yang terus beririsan. Salah satunya adalah pelaksanaan verifikasi factual (verfak) calon perseorangan Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Nantinya, PPS tingkat Desa akan terlibat langsung dalam pelaksanaan Verfak. Amr

UNDANG KPU KAB/KOTA SE JATIM, KPU PROVINSI JATIM GELAR RAKOR DAN BIMTEK VERFAK DUKUNGAN CALON ANGGOTA DPD PEMILU 2024

kota-kediri.kpu.go.id - Dibuka oleh Ketua KPU Provinsi Jatim Choirul Anam,  Rapat Koordinasi dan Persiapan Rekapitulasi Hasil Vermin Dukungan minimal pemilih perbaikan kesatu dan Bimtek berifikasi faktual pencalonan perseorangan anggota DPD Pemilu 2024 (2-3 Februari 2023) dihadiri oleh Divisi Teknis penyelenggaraan, Kasubbag teknis dan Hupmas serta Admin Silon Se Jawa Timur. Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Divisi Perencanaan dan Logistik Miftahur Rozaq, Divisi SDM dan Litbang Rochani, Divisi Teknis Insan Qoriawan , Sekretaris KPU Provinsi Jatim Nanik Karsini serta Kabbag Teknis Hupmas Popong.  Secara bergiliran, pengarahan diberikan oleh Komisioner KPU Provinsi Jawa Timur, secara umum disampaikan bahwa Tahapan yang saat ini berjalan beriringan agar kita (KPU Provinsi dan Kab/Kota) siap menghadapi. Sedikit disinggung mengenai kesiapan anggaran yang saat ini dalam proses revisi. Dilanjutkan dengan persiapan rekapitulasi dukungan pemilih perbaikan kesatu calon DPD Pemilu 2024, secara bergiliran divisi teknis se jawa timur menyampaikan hasil vermin yang telah dilakukan terhadap dukungan DPD yang mengajukan perbaikan di masing2 kab/kota.  Nia Sari divisi teknis KPU Kota Kediri menyampaikan hasil verifikasi administrasi terhadap dukungan pemilih perbaikan kesatu DPD Pemilu 2024 yang telah dilakukan oleh KPU Kota Kediri yaitu sebanyak 255 dukungan dari 7 calon DPD yang mengajukan perbaikan kesatu. Agenda kegiatan pada 3 Februari dilanjutkan dengan pelaksanaan Bimtek Verifikasi Faktual dukungan DPD Pemilu 2024. nhi

RAKOR DAN BIMTEK SIDALIH SE INDONESIA

 kota-kediri.kpu.go.id - Minggu (29/01) KPU Kota Kediri menghadiri acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Informasi Data Pemilih (Sidalih) pada Pemilu Tahun 2024 di LPPI Kemang, Jakarta Selatan. Rakor tersebut di hadiri oleh Divisi Rendatin didampingi Admin/Operator Sidalih KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota se-Indonesia selama 2 (dua) hari sampai dengan tanggal 30 Januari 2023 yang dibagi sebanyak 2 (dua) gelombang. Dalam pembukaannya, Kapus Datin menyampaikan beberapa laporan kegiatan, yang salah satunya yaitu jumlah TPS masih dapat bertambah kedepannya seiring berjalannya waktu, beliau berharap pemetaan TPS benar-benar dipetakan secara maksimal. Betty Epsilon Idroos anggota KPU RI divisi data dan informasi menyampaikan bahwa pemetaan TPS merupakan kegiatan yang sangat perlu dilaksanakan segera dan penuh dengan ketelitian, selain dapat terpetakan dengan maksimal, juga erat kaitannya dengan pembentukan pantarlih. Senada dengan betty, Yulianto sudrajat selaku kepala perencanaan dan KUL menambahkan, penyusunan daftar pemilih merupakan kegiatan yang sangat penting, karena sangat penting hubungannya dengan pengadaan logistik. Saya sangat berharap DPT nantinya tidak ada versi DPTHP seperti di Pemilu 2019 lalu. dans

SIAPKAN TPS LOKASI KHUSUS, KPU KOTA KEDIRI UNDANG PENGURUS PONDOK PESANTREN DAN LAPAS KELAS IIA KEDIRI

kota-kediri.kpu.go.id – KPU Kota Kediri mengundang pengurus pondok pesantren dan perwakilan Lapas Kelas IIA dalam koordinasi persiapan TPS Lokasi Khusus pada Pemilu 2024 Sabtu (28/1). Dijelaskan oleh Nasrudin divisi Perencanaan Data dan Informasi, berpedoman pada Keputusan KPU Nomor 27 Tahun 2023 tentang Pedoman Tenis Penyusunan Daftar Pemilih Dalam Negeri Pada penyelenggaraan Pemilihan Umum bahwa KPU Kab/Kota koordinasi di tempat potensi lokasi khusus dengan melibatkan pejabat yang berwenang untuk menyampaikan: (1) data potensial Pemilih di lokasi tersebut; (2) data Pemilih yang sesuai dengan formulir Model A-Daftar Pemilih Lokasi Khusus untuk Pemutakhiran Data Pemilih; (3) data rekapitulasi total Pemilih yang berdasarkan penjumlahan dari Pemilih laki-laki dan perempuan; (4) Jika jumlah total Pemilih di tempat potensi lokasi khusus kurang dari 100 Pemilih maka disarankan kepada pejabat berwenang untuk menginformasikan kepada Pemilih tersebut mendaftarkan diri sebagai pemilih DPTb pada TPS di sekitar tempat potensi lokasi khusus; (5) Pemilih di tempat potensi lokasi khusus rumah tahanan atau lembaga pemasyarakatan kurang dari 100 Pemilih maka tetap dilakukan pendataan potensial Pemilih di lokasi tersebut; (6) kepada pejabat berwenang untuk memastikan Pemilih yang akan dimasukkan ke dalam TPS Lokasi Khusus adalah Pemilih yang akan menggunakan hak pilihnya di lokasi tersebut pada saat Hari pemungutan suara; (7) dalam hal pendirian TPS Lokasi Khusus, pejabat berwenang bersedia memfasilitasi pendirian TPS dengan melampirkan surat pernyataan. “Hasil koordinasi ini nanti akan dituangkan dalam Berita Acara, selanjutnya pengurus silakan mengirimkan surat secara resmi permohonan pengajuan pendirian TPS Khusus di pondok pesantren. Baru kemudian kita bisa melangkah ke proses selanjutnya yaitu penyusunan daftar potensial pemilih di TPS Lokasi Khusus,” papar Nasrudin. Dalam rapat koordinasi tersebut, pihak pondok pesantren dan Lapas siap memberikan data dan memfasilitasi terkait terbentuknya TPS di Lokasi Khusus. dans

BINCANG PEMILU BERSAMA NIA SARI DI RADIO JAYAKATWANG KEDIRI

kota- kediri.kpu.go.id - Nia Sari divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU Kota Kediri menginformasikan kepada masyarakat mengenai Tahapan Pemilu 2024 melalui program Talkshow di Radio Jayakatwang Kediri pada Jum'at (27/1). Dalam Talkshow Nia menyampaikan bahwa saat ini KPU Kota Kediri sedang menyelenggarakan tahapan perekrutan badan adhoc yaitu pembentukan Pantarlih melalui PPS. Pembentukan Pantarlih ini dibuka mulai tanggal 27 hingga 31 Januari 2023. Untuk itu Nia Sari mengajak masyarakat Kota Kediri untuk berperan aktif, karena Pantarlih ini adalah ujung tombak dari proses validasi Data Pemilih di tingkat TPS. Selain menyampaikan pembentukan Pantarlih, Nia juga menyinggung mengenai Partai Politik Peserta Pemilu 2024. Dalam kesempatan tersebut Nia memperkenalkan Nama Partai politik beserta nomor urutnya. Tujuannya supaya masyarakat minimal mengetahui partai mana saja yang menjadi peserta Pemilu 2024 nanti dan bisa menentukan pilihannya.